MEMBANGUN JARINGAN SEDERHANA MENGGUNAKAN MODEM ROUTER
TP-LINK
Kali
ini saya akan membuat jaringan sederhana menggunakan modem TP-LINK, jaringan ini
berfungsi untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya agar bisa
saling berbagi data ataupun menggunakan data dari computer server yang sama
dalam satu jaringan. Alat dan langkah-langkahnya sbb:
A. Alat.
1. Modem
TP-LINK ( 300Mbps Wireless N ADSL2+ Modem Router ).
2. Laptop/PC
3. Kabel UTP dengan konektor RJ45 untuk menghubungkan PC client ke modem. Ini tidak diperlukan jika koneksi ke modem menggunakan WiFi.
3. Kabel UTP dengan konektor RJ45 untuk menghubungkan PC client ke modem. Ini tidak diperlukan jika koneksi ke modem menggunakan WiFi.
B. Setting
Modem.
1. Hubungkan
PC atau laptop dengan modem menggunakan kable UTP RJ45 atau melalui wireless.
2. Buka
browser (Firefox, Google Chrome dll), kemudian ketikan IP address 192.168.1.1
3. Kemudian
masukan username dan password. Untuk modem yang belum dimodifikasi settingannya,
username dan passwornya sama yaitu : admin
4. Jika
username dan passwordnya cocok maka akan masuk ke tampilan ‘Status’ di TP-LINK.
5. Kemudian
pilih ‘Interface Setup’. Pada bagian ini kita hanya akan melakukan settingan di
‘LAN’ dan ‘Wireless’ saja.
6. Pilih
‘LAN’, pada bagian ‘DHCP’ silahkan pilih apakah apakah mau disetting ‘Disabled’
atau ‘Enabled’. Jika ‘Disabled’ kita pilih maka kita harus men-setting secara
manual IP address di setiap PC/laptop yg akan terhubung ke jaringan. Cara melakukan
setting IP address akan dijelakan selanjutnya. Jika ‘Enabled’ kita pilih maka
kita tidak perlu setting IP address di setiap PC/laptop yang akan terhubung ke
jaringan, IP address setiap PC/laptop secara otomatis akan didapatkan secara
acak.
·
Kelebihan jika kita pilih
‘Disabled’ :
Orang lain yang tidak diizinkan masuk
dalam jaringan tidak akan bisa masuk jaringan.
·
Kekurangan jika kita
pilih ‘Disabled’ :
Jika PC/laptop yang tehubung ke
jaringan jumlahnya banyak maka kita akan membutuhkna waktu untuk melakukan
setting IP address secara manual di masing-masing PC/laptop.
·
Kelebihan dan kekurangan
jika kita pilih ‘Enabled’ adalah kebalikan dari ‘Disabled’.
7. Pilih
‘Wireless’, pada bagian ‘WPS Setting’ pada kolom ‘SSID’ silahkan diganti namanya
sesuai keinginan anda, nama ini akan tampil didaftar WiFi yang aktif. Pada bagian
‘Authentication Type’, jika kita pilih disabled maka PC/laptop yang akan
masukan ke WiFi tidak perlu memasukan Password,
sebaliknya jika kita pilih salah satu dari list yang ada dikolom tersebut maka
ketika kita akan masuk ke WiFi tersebut harus memasukan Password, silahkan anda pilih mana yang lebih baik.
Untuk
melakukan setting di modem sudah selesai.
Selanjutkan
kita akan melakukan setting di PC/laptop yg akan terhubung ke jaringan. Langkah-langkahnya
sbb :
C. Setting
PC/Laptop.
1. Buka
Window Explorer di PC/Laptop yang
akan dijadikan tempat menyimpan sumber data yang akan dipakai bersama dalam
jaringan.
2. Buatlah
folder untuk menyimpan data, folder ini akan kita share agar folder ini bisa diakses oleh PC/Laptop lain dalam jaringan.
3. Cara
melakukan share folder ( ini menggunakan Windows 10 Pro, Windows versi lain mungkin sedikit berbeda) sbb :
·
Klik kanan di folder yang
akan dishare.
·
Pilih Give access to -> Advanced sharing
·
Pada tab Sharing, klik Advanced Sharing
·
Setelah jendela Advanced Sharing terbuka kemudian
centang Share this folder
·
Klik tombol Permissions. Centang Full control pada Permissions for Everyone
·
Klik Apply, kemudian klik OK
·
Kemudian klik Apply, kemudian klik OK pada jendela Advanced Sharing
·
Maka folder yang tadi dishare sudah bisa dibuka oleh PC/laptop lain dalam
jaringan
D. Setting
IP Address.
Jika settingan DHCP pada modem
disetting Disabled maka kita harus
setting IP Address di masing-masing
PC/laptop client secara manual, namun jika
settingan DHCP pada modem disetting Enabled
maka kita tidak perlu lagi setting IP
Address di masing-masing PC/laptop client
secara manual. Cara setting IP Address sbb :
·
Masuk ke Control Panel
·
Pilih Network and Sharing Center
·
Klik Change adapter settings yang ada di sisi kiri
·
Klik kanan pada Ethernet atau WiFi yang tersambung ke jaringan
·
Pilih Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4)
·
Klik tombol properties
·
Centang Use the following IP address
· Pada kolom IP Address masukan 192.168.1.100. Karena
kita ada di network kelas C maka alamat network
kita adalah 192.168.1.XXX. ‘X’ ini adalah nomor Hostnya. Untuk PC/laptop selanjutnya
kita masukan 192.168.1.101, PC/laptop selanjutanya kita masukan 102 dan seterusnya
pada nomor hostnya.
·
Pada kolom Subnet mask masukan 255.255.255.0
· Pada kolom Default gateaway bisa kita kosongkan
atau kita masukan IP modem yaitu 192.168.1.1
Setting PC/Laptop dan setting IP Address
sudah selesai.
Selanjutnya kita coba apakah sudah bisa
terhubung dengan jaringan. Caranya sbb :
·
Masuk ke Command Prompt
·
Kemudian kita ping. Ketikan
di Command Prompt : ping
192.168.1.100
·
Jika sudah terhubung maka
tampilan pada Command Prompt sbb :
·
Jika belum terhubung maka
tampilan di Command Prompt sbb :
· Jika proses ping gagal silahkan cek kembali cara
penulisan atau IP Address yang dituju
belum ada.
· Setelah ping sukses
selanjutanya masuk lagi ke Window Explorer
kemudian klik Network yang ada
disebelah kiri Window Explorer.
· Maka disebeleh kanan akan
muncul nama PC yang sudah kita share foldernya, artinya kita sudah bisa menggunakan
data dari PC lain yang ada dijaringan.
· Jika tidak muncul, coba
ketikan alamat IP Address PC yang
kita share tadi dengan cara mengetikan IP Addressnya. Ketik \\192.168.1.100, ingat!!! Didepan IP Address ketikan back space (miring ke kiri bukan garis miring ke kanan).
Demikianlah
cara membuat jaringan sederhana semoga bermanfaat. Terimakasih.






