Halaman

Minggu, 04 November 2018


MEMBANGUN JARINGAN SEDERHANA MENGGUNAKAN MODEM ROUTER TP-LINK

Kali ini saya akan membuat jaringan sederhana menggunakan modem TP-LINK, jaringan ini berfungsi untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya agar bisa saling berbagi data ataupun menggunakan data dari computer server yang sama dalam satu jaringan. Alat dan langkah-langkahnya sbb:
A.    Alat.
1.      Modem TP-LINK ( 300Mbps Wireless N ADSL2+ Modem Router ).
2.      Laptop/PC
3.  Kabel UTP dengan konektor RJ45 untuk menghubungkan PC client ke modem. Ini tidak diperlukan jika koneksi ke modem menggunakan WiFi.

B.     Setting Modem.
1.   Hubungkan PC atau laptop dengan modem menggunakan kable UTP RJ45 atau melalui wireless.
2.      Buka browser (Firefox, Google Chrome dll), kemudian ketikan IP address 192.168.1.1



3.  Kemudian masukan username dan password. Untuk modem yang belum dimodifikasi settingannya, username dan passwornya sama yaitu : admin

4.      Jika username dan passwordnya cocok maka akan masuk ke tampilan ‘Status’ di TP-LINK.
             


5.      Kemudian pilih ‘Interface Setup’. Pada bagian ini kita hanya akan melakukan settingan di ‘LAN’ dan ‘Wireless’ saja.
       

6.    Pilih ‘LAN’, pada bagian ‘DHCP’ silahkan pilih apakah apakah mau disetting ‘Disabled’ atau ‘Enabled’. Jika ‘Disabled’ kita pilih maka kita harus men-setting secara manual IP address di setiap PC/laptop yg akan terhubung ke jaringan. Cara melakukan setting IP address akan dijelakan selanjutnya. Jika ‘Enabled’ kita pilih maka kita tidak perlu setting IP address di setiap PC/laptop yang akan terhubung ke jaringan, IP address setiap PC/laptop secara otomatis akan didapatkan secara acak.
·         Kelebihan jika kita pilih ‘Disabled’ :
Orang lain yang tidak diizinkan masuk dalam jaringan tidak akan bisa masuk jaringan.
·         Kekurangan jika kita pilih ‘Disabled’ :
Jika PC/laptop yang tehubung ke jaringan jumlahnya banyak maka kita akan membutuhkna waktu untuk melakukan setting IP address secara manual di masing-masing PC/laptop.

·         Kelebihan dan kekurangan jika kita pilih ‘Enabled’ adalah kebalikan dari ‘Disabled’.
7.   Pilih ‘Wireless’, pada bagian ‘WPS Setting’ pada kolom ‘SSID’ silahkan diganti namanya sesuai keinginan anda, nama ini akan tampil didaftar WiFi yang aktif. Pada bagian ‘Authentication Type’, jika kita pilih disabled maka PC/laptop yang akan masukan ke WiFi tidak perlu memasukan Password, sebaliknya jika kita pilih salah satu dari list yang ada dikolom tersebut maka ketika kita akan masuk ke WiFi tersebut harus memasukan Password, silahkan anda pilih mana yang lebih baik.
Untuk melakukan setting di modem sudah selesai.
Selanjutkan kita akan melakukan setting di PC/laptop yg akan terhubung ke jaringan. Langkah-langkahnya sbb :
C.     Setting PC/Laptop.
1.    Buka Window Explorer di PC/Laptop yang akan dijadikan tempat menyimpan sumber data yang akan dipakai bersama dalam jaringan.
2.     Buatlah folder untuk menyimpan data, folder ini akan kita share agar folder ini bisa diakses oleh PC/Laptop lain dalam jaringan.
3.      Cara melakukan share folder ( ini menggunakan Windows 10 Pro, Windows versi lain mungkin sedikit berbeda) sbb :
·         Klik kanan di folder yang akan dishare.
·         Pilih Give access to -> Advanced sharing
·         Pada tab Sharing, klik Advanced Sharing
·         Setelah jendela Advanced Sharing terbuka kemudian centang Share this folder
·         Klik tombol Permissions. Centang Full control pada Permissions for Everyone
·         Klik Apply, kemudian klik OK
·         Kemudian klik Apply, kemudian klik OK pada jendela Advanced Sharing
·         Maka folder yang tadi dishare sudah bisa dibuka oleh PC/laptop lain dalam jaringan

D.    Setting IP Address.
Jika settingan DHCP pada modem disetting Disabled maka kita harus setting IP Address di masing-masing PC/laptop client secara manual, namun jika settingan DHCP pada modem disetting Enabled maka kita tidak perlu lagi setting IP Address  di masing-masing PC/laptop client secara manual. Cara setting IP Address sbb :
·         Masuk ke Control Panel
·         Pilih Network and Sharing Center
·         Klik Change adapter settings yang ada di sisi kiri
·         Klik kanan pada Ethernet atau WiFi yang tersambung ke jaringan
·         Pilih Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4)
·         Klik tombol properties
·         Centang Use the following IP address
·      Pada kolom IP Address masukan 192.168.1.100. Karena kita ada di network kelas C maka alamat network kita adalah 192.168.1.XXX. ‘X’ ini adalah nomor Hostnya. Untuk PC/laptop selanjutnya kita masukan 192.168.1.101, PC/laptop selanjutanya kita masukan 102 dan seterusnya pada nomor hostnya.
·         Pada kolom Subnet mask masukan 255.255.255.0
·    Pada kolom Default gateaway bisa kita kosongkan atau kita masukan IP modem yaitu 192.168.1.1
Setting PC/Laptop dan setting IP Address sudah selesai.
Selanjutnya kita coba apakah sudah bisa terhubung dengan jaringan. Caranya sbb :
·         Masuk ke Command Prompt
·         Kemudian kita ping. Ketikan di Command Prompt : ping 192.168.1.100
·         Jika sudah terhubung maka tampilan pada Command Prompt sbb :
  
·         Jika belum terhubung maka tampilan di Command Prompt sbb :

·     Jika proses ping gagal silahkan cek kembali cara penulisan atau IP Address yang dituju belum ada.
·      Setelah ping sukses selanjutanya masuk lagi ke Window Explorer kemudian klik Network yang ada disebelah kiri Window Explorer.



·        Maka disebeleh kanan akan muncul nama PC yang sudah kita share foldernya, artinya kita sudah bisa menggunakan data dari PC lain yang ada dijaringan.
·   Jika tidak muncul, coba ketikan alamat IP Address PC yang kita share tadi dengan cara mengetikan IP Addressnya. Ketik \\192.168.1.100, ingat!!! Didepan IP Address ketikan back space (miring ke kiri bukan garis miring ke kanan).



Demikianlah cara membuat jaringan sederhana semoga bermanfaat. Terimakasih.